KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan La Ode Daerah Hidayat berkomitmen mendukung pengembangan pemuda dan olahraga di Bumi Anoa.
Salah satu yang dilakukannya adalah menjalin sinergitas dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, dengan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kemenpora Republik Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kedatangan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra La Ode Daerah Hidayat diterima langsung oleh Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Republik Indonesia, Esa Sukmawijaya, di ruang kerjanya.
Adapun maksud kunjungan Kadis Dispora Sultra tersebut adalah meminta masukan dan arahan terkait rancangan program dan kegiatan bidang pemberdayaan pemuda di tahun 2024.
Berkenaan dengan hal tersebut, Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda, Esa Sukmawijaya memaparkan tentang Framework Pengembangan Pemuda yang terdapat di Provinsi Sultra.

Dalam paparannya Esa Sukmawijaya menjelaskan, indikator yang perlu di dongkrak, seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, serta lapangan dan kesempatan kerja para pemuda untuk rentang usia 16 tahun sampai dengan 30 tahun.
Dari indikator yang telah dipaparkan oleh Esa Sukwawijaya, Kepala Dispora Sultra, La Ode Daerah Hidayat mendapatkan catatan penting terkait tentang Indeks Pembangunan Pemuda, yang perlu diupayakan untuk mendongkrak pencapaiannya.
Menurutnya, Dispora Sultra beserta jajarannya akan merumuskan kembali rencana kegiatan turunan yang akan dilaksanakan di tahun anggaran 2024.
Oleh karena itu, Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda berpesan agar Dispora Sultra membuat Rencana Aksi Daerah (RAD), sehingga terukur capaian output dan outcome, serta pentingnya melibatkan organisasi perangkat dinas lainnya di lingkungan Provinsi Sultra.
Penyusunan RAD ini kata Esa Sukmawijaya, adalah untuk merumuskan secara eksplisit Undang-Undang Kepemudaan Nomor 40 Tahun 2009 yang akan disederhanakan menjadi konsep pelayanan kepemudaan yaitu penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda.
REDAKSI











