KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan tahapan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) bagi para bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.
Ketua DPD Hanura Sultra, H. Fajar Ishak menjelaskan bahwa kegiatan ini dibagi ke dalam dua lokasi untuk memudahkan jangkauan para peserta. Lokasi pelaksanaan dipusatkan di salah satu hotel di Kota Kendari, yang diikuti oleh calon Ketua DPC Hanura.
“Dalam fit and proper test ini, kami membedah potensi para calon sebelum kami usulkan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat) untuk mendapatkan persetujuan rekomendasi,” ujar Fajar Ishak.
Tahapan ini merupakan bagian penting dari mekanisme internal partai untuk memastikan kesiapan manajerial dan loyalitas para calon pemimpin di tingkat daerah. Hasil dari uji kelayakan ini nantinya akan menjadi dasar penerbitan rekomendasi dari DPP Hanura.
Lebih lanjut, Fajar Ishak menambahkan, setelah proses rekomendasi tuntas, partai akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak.
“Musyawarah Cabang tersebut rencananya akan dilaksanakan secara serentak di Kota Kendari pada akhir bulan ini,” katanya.
Selain itu, fit and proper test ini digelar guna memperkuat struktur organisasi partai di tingkat akar rumput (grassroots) demi menyongsong agenda politik ke depan di Sultra.
Sementara itu, Koordinator Wilayah IX DPP Hanura, Brigjen Pol (Purn). DR. Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, MM, menyampaikan apresiasi terhadap langkah DPD Hanura Sultra menyelenggarakan fit and proper test bagi para calon Ketua DPC Hanura se-Sultra.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaring pemimpin daerah yang kompeten dan berintegritas. Andi menekankan bahwa posisi Ketua DPC memiliki peran yang sangat vital dalam struktur partai.
“Ketua DPC ini sangat penting sebagai lokomotif di daerah dan perpanjangan tangan dari DPD. Oleh karena itu, diperlukan orang-orang handal yang memiliki akseptabilitas baik di masyarakat,” ujar Andi Muhan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, uji kelayakan ini bertujuan untuk membedah kinerja dan kematangan rencana para calon ketua. Hal ini dilakukan demi mencapai target besar Partai Hanura di masa depan.
“Ini sangat penting untuk melihat langkah-langkah politik mereka. Target kita adalah memenangkan Hanura di Sulawesi Tenggara pada tahun 2029 mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, proses seleksi yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan seperti ini adalah kunci untuk membangun kekuatan partai dari tingkat akar rumput. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan dilaporkan secara administratif kepada Ketua DPD untuk kemudian diteruskan ke tingkat pusat.
Dengan adanya fit and proper test ini, DPP berharap Hanura Sultra dapat melahirkan kader-kader pemimpin yang siap bekerja keras membesarkan partai dan memenangkan hati rakyat Sultra.










