Gubernur Sultra Beri Atensi Orang Tua Korban Bocah Penjual Tisu

KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Tragedi kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang anak penjual tisu di Kota Kendari baru-baru ini memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra). Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memberikan atensi agar keluarga korban mendapatkan perlindungan serta kepastian keberlanjutan hidup.

Sebagai langkah nyata, orang tua korban diarahkan untuk diberikan lapangan pekerjaan melalui skema outsourcing. Rencananya, mereka akan ditempatkan sebagai tenaga kebersihan (cleaning service) baik di Kantor Gubernur maupun di lingkup Pemprov Sultra lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, saat memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (9/2/2026).

“Anak jalanan harus ditertibkan, namun orang tua mereka yang masih sehat dan mampu bekerja, termasuk pengemis di jalanan, agar dapat dicarikan pekerjaan,” tegas Asrun Lio di hadapan peserta apel.

Asrun Lio menekankan bahwa penanganan persoalan sosial ini tidak boleh hanya bersifat penertiban semata, melainkan harus dibarengi dengan solusi ekonomi yang berkelanjutan. Kerja sama antara Pemprov Sultra dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari pun menjadi kunci dalam memutus rantai eksploitasi anak di jalanan.

Menindaklanjuti arahan Gubernur, Sekda meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera bergerak cepat dan melakukan koordinasi lintas sektor.

“OPD terkait harus segera mengambil langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing, agar arahan Gubernur Sultra dapat direalisasikan secara cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi preseden baik dalam penanganan masalah sosial di Sultra, di mana negara hadir memberikan solusi bagi warganya yang kesulitan secara ekonomi agar anak-anak mereka tidak perlu lagi turun ke jalanan.

TIM REDAKSI