KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Sebanyak 30 jemaah umroh asal Kota Kendari mengalami nasib kurang beruntung saat tiba di Tanah Suci. Mereka terlantar tanpa kepastian penginapan setibanya di Madinah, Arab Saudi.
Beruntung, aksi cepat tanggap (gercep) dilakukan oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang saat itu berada di Madinah. Melalui video yang beredar, Siska terlihat langsung turun tangan menjemput dan memastikan kondisi warganya yang tertahan di dalam bus.
Jemaah yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut dikabarkan tertahan di bus karena tidak adanya kejelasan akomodasi dari pihak agen perjalanan (travel). Masalah ini diperparah dengan kondisi jemaah yang belum makan sejak siang hari.
“Malam ini kita mau menjemput warga kita, warga Kota Kendari yang sedang mengalami trouble di Kota Madinah. Travel ini menelantarkan warga Kota Kendari,” ujar Siska dalam unggahan videonya, Minggu (15/02/2026).
Setelah bertemu dengan para jemaah, Siska segera mengambil langkah solutif mencarikan penginapan sementara agar jemaah bisa beristirahat dengan layak, sambil melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi atas masalah tersebut.
Fery Fadli, salah satu jemaah yang menjadi korban, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
“Alhamdulillah, berkat Beliau menyelamatkan 30 jemaah. Beliau langsung mengambil sikap. Dari siang kami belum makan, sampai sekarang langsung dibawa makan di daerah Masjid Nabawi. Terima kasih banyak atas sikap Ibu Wali Kota,” tuturnya dengan nada haru.
Aksi gerak cepat Wali Kota Kendari ini menuai banyak pujian karena menunjukkan kepedulian seorang pemimpin yang tetap memantau keselamatan warganya, bahkan saat berada jauh di luar negeri.











