KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Pasangan Siska Karina Imran dan Sudirman kini genap satu tahun memimpin Kota Kendari sejak resmi dilantik di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari tahun lalu. Dalam kurun waktu dua belas bulan pertama ini, duet pemimpin ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut secara konsisten mengedepankan profesionalisme pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan sebagai fondasi utama pemerintahan mereka.
Awal masa jabatan ditandai dengan langkah cepat melalui program seratus hari kerja yang menyasar persoalan krusial di tengah masyarakat. Wali Kota Siska sejak pidato perdananya telah menegaskan bahwa penanganan banjir melalui normalisasi drainase serta pengelolaan sampah menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda. Langkah ini diperkuat dengan konsolidasi birokrasi internal agar seluruh jajaran pemerintah kota memiliki keselarasan visi dengan agenda pembangunan nasional.
Upaya pembenahan lingkungan hidup terlihat nyata pada pembersihan saluran air di kawasan rawan seperti Kambu, Wuawua, dan Anduonohu. Selain infrastruktur fisik, pemerintah kota juga membangun kesadaran kolektif warga melalui perluasan bank sampah di tingkat kelurahan serta rutin menghidupkan kembali budaya Jumat Bersih. Hal ini dilakukan demi mewujudkan ambisi menjadikan Kendari sebagai kota yang benar-benar layak huni bagi seluruh warganya.
Pada sektor kesejahteraan sosial, intervensi pemerintah dilakukan secara terpadu melalui penyaluran bantuan pangan dan penguatan layanan kesehatan dasar. Fokus khusus diberikan pada percepatan penurunan angka stunting dengan metode pendataan balita yang lebih akurat serta intervensi gizi langsung di lapangan. Di sisi lain, sektor ekonomi kerakyatan mendapat dorongan melalui penyediaan modal tanpa bunga bagi pelaku usaha kecil dan pembentukan koperasi di tiap kelurahan.
Reformasi birokrasi dan transparansi juga menjadi catatan penting dalam setahun kepemimpinan ini. Pemerintah kota terus melakukan evaluasi terhadap kinerja layanan publik, termasuk perbaikan distribusi air bersih melalui pembenahan di tubuh perusahaan daerah. Komitmen terhadap tata kelola yang bersih juga ditegaskan lewat peluncuran program antikorupsi dan keterbukaan informasi publik.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil berupa berbagai apresiasi dari tingkat provinsi hingga nasional sepanjang tahun lalu. Kota Kendari berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam bidang kesehatan, keterbukaan informasi, hingga digitalisasi pemerintahan. Memasuki tahun kedua, arah pembangunan kota semakin jelas dengan mengedepankan inovasi layanan demi menjawab tuntutan dan kebutuhan nyata masyarakat secara berkelanjutan.









