KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Suasana bulan suci Ramadan di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Kendari terasa khidmat sekaligus antusias. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar ekspose satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman, Selasa sore (3/3/2026).
Acara ini dihadiri oleh sekitar 2.500 orang, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun Lio, Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Sultra H. Herry Asiku, pimpinan dan anggota DPRD setempat, hingga para pendukung dan masyarakat umum. Momen ini menandai perjalanan kepemimpinan mereka sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa tahun pertama ini merupakan fase krusial untuk meletakkan fondasi dan mengakselerasi pembangunan di sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan warga.
“Visi kami jelas, menjadikan Kota Kendari insyaAllah pada tahun 2029 sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Siska.
Visi besar tersebut ditopang oleh lima misi strategis, yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), tata kelola pemerintahan yang bersih, transformasi dan perlindungan sosial, Infrastruktur ramah lingkungan dan tanggap bencana, dan penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan.
Siska memaparkan bahwa indikator makro Kota Kendari menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat hingga menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Selain itu, pertumbuhan ekonomi tetap stabil di angka positif dan angka kemiskinan berhasil ditekan.
Beberapa program unggulan yang telah berjalan selama setahun terakhir meliputi Implementasi program makan gizi gratis, penguatan operasi Kelurahan, Peningkatan akses layanan kesehatan, optimalisasi Mall Pelayanan Publik, perbaikan jalan, normalisasi drainase, serta respons cepat laporan warga melalui Call Center 112.
Selain capaian internal, Pemkot Kendari kini tengah bersiap menyambut agenda bergengsi dunia, yakni menjadi tuan rumah United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) pada 7–9 Mei mendatang.
“Agenda internasional ini adalah peluang strategis untuk memperkenalkan potensi investasi dan pariwisata Kota Kendari kepada dunia, yang juga akan dirangkaikan dengan HUT Kota Kendari,” tambahnya.
Meski mengantongi banyak capaian, Siska tidak menutup mata terhadap pekerjaan rumah yang masih ada. Ia mengakui bahwa pengendalian inflasi, penanganan pengangguran, dan mitigasi persoalan banjir tetap menjadi prioritas utama untuk diakselerasi pada tahun-tahun mendatang.
Ekspose ini ditutup dengan penegasan komitmen Pemkot Kendari untuk terus bekerja secara inklusif dan kolaboratif demi mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Lulo.











