KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Siska Karina Imran dan Sudirman tengah berupaya menunaikan janji kampanyenya dulu. Salah satunya program “100 juta Setiap RT” yang pernah mereka janjikan ketika maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari tahun 2024 lalu.
Hingga saat ini, program tersebut belum dapat dieksekusi sepenuhnya. Menanggapi hal tersebut, Siska-Sudirman mengungkapkan adanya kendala fiskal yang cukup pelik yang dialami daerah saat ini.
Diketahui bahwa postur APBD Kota Kendari saat ini tengah terhimpit oleh dua faktor utama. Pertama, Siska-Sudirman mengaku mewarisi sisa beban utang dari pemerintahan periode sebelumnya sebesar Rp334,1 miliar, sehingga mengharuskan pemerintah kota melakukan pembayaran cicilan yang menguras porsi APBD.
Kedua, kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan secara ketat oleh Pemerintah Pusat. Hal ini berdampak pada berkurangnya ruang gerak fiskal untuk mendanai program 100 juta setiap RT.
Dalam acara ekspose satu tahun pemerintahannya, Selasa (3/3/2026) yang digelar Kantor Balai Kota Kendari. Siska Karina Imran, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan janji kampanye bantuan 100 juta setiap RT yang dicanangkan bersama wakilnya, Sudirman. Hal ini ia sampaikan untuk menjawab keraguan masyarakat terkait program unggulannya itu.
Di hadapan para tamu undangan, Siska meminta para ketua RT dan RW untuk tetap bersabar. Ia memastikan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap selama masa jabatan mereka.
“Insyaallah akan saya tunaikan, walaupun tidak langsung 100 juta. Tetapi minimal ada yang akan saya tunaikan. Karena mungkin Bapak, Ibu mungkin bisa men-judge saya, tapi dengan adanya keterbukaan keuangan daerah, Bapak, Ibu semua sudah bisa tahu kondisi kita seperti ini. Kita sudah bisa saling memahami, kita mencari bagaimana jalan keluarnya seluruh program kita.” ujar Siska dalam sambutannya.
Meski fokus pada janji kampanye, Siska mengungkapkan bahwa tantangan besar saat ini adalah menyelesaikan beban sisa utang Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tersebut.
“Saya kalau mau egois, gampang. Untuk apa saya bayar utang ini? Untuk apa saya buat kebijakan bayar utang ini? Mending saya melaksanakan program yang sudah saya canangkan untuk 5 tahun. Tapi ini tidak boleh, ini tanggung jawab kita bersama, bukan tanggung jawab pribadi. Walaupun ini kebijakan pribadi, tapi ini tanggung jawab kepala daerah yang sekarang,” katanya.
Dilantik pada 20 Februari 2024, pasangan Siska-Sudirman kini genap satu tahun memimpin Kota Kendari per 20 Februari 2025. Dengan sisa masa jabatan empat tahun ke depan, publik menantikan efektivitas strategi Pemkot Kendari dalam melunasi warisan utang sekaligus mewujudkan janji kesejahteraan di tingkat RT.











