RAHA, CORONGSULTRA.COM – Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD), Puskesmas Sugi La Ende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, kini memiliki Tenaga Dokter Gigi sejak awal April 2026 lalu,. Kehadiran dokter gigi di Puskesmas tersebut, menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat khususnya bagi 9000 orang yang terdaftar pada layanan BPJS Kesehatan meliputi Kelurahan Raha 1, Kelurahan Butung-Butung, Kelurahan Fokuni, dan Kelurahan Laende.
Selain memiliki dokter gigi, Puskesmas Sugi La Ende juga memilliki tiga tenaga dokter umum, sehingga masyarakat diharapkan mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPTD Puskesmas Sugi La Ende, Intan Fitria, S.St ,yang dikonfirmasi media ini mengatakan, salah satu kebutuhan penting masyarakat di bidang kesehatan khususnya di puskesmas adalah ketersediaan dokter gigi.
Keberadaan dokter gigi lanjutnya, sangat penting bukan hanya di daerah, namun juga diakui oleh pemerintah pusat, ketersediaan tenaga dr gigi lanjutnya diharapkan mampu memaksimalkan pelayanan, sekaligus dapat merangsang kehadiran masyarakat yang memiliki fasilitas kesehatan (Faskes) di Puskesmas Sugi Laende.
“Saya baru 4 bulan di sini dan Alhamdulillah kami sudah punya tenaga dokter gigi, yakni drg. Jahadiah. Selain itu, kami juga punya tambahan dokter umum. Dengan adanya tambahan dokter, kami berharap masyarakat biisa mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ungkapnya.
Dikatakan Intan Fitria, sosialisasi ke masyarakat agar datang ke puskesmas guna mendapatkan pelayanan kesehatan terus dilakukan pihaknya. Salah satunya melalui pelayanan di Posyandu-Posyandu.
Keberadaan dokter gigi dan penambahan tenaga dokter umum ungkapnya, tentu berimplikasi positif kepada layanan masyarakat, sehingga warga memiliki banyak pilihan dan memiliki kepercayaan tinggi untuk datang berobat ke puskesmas.
Intan Fitria juga kerap mengingatkan para pegawai agar melayani pasien dengan maksimal, sembari menginformasikan ketersediaan tenaga kesehatan tersebut ke masyarakat.
“Pada tahun ini saya berharap ada peningkatan, kalau tahun sebelumnya sekitar 3.000-an pasien yang berobat disini. Tahun ini semoga bisa meningkat. Dengan adanya dokter gigi dan tambahan dokter umum lainnya semiga bisa sampai 5.000-an. Karena kebanyakan mereka kan ke dokter praktek, sekarang kami sudah punya dokter gigi,” tutupnya.
Laporan: Naja








