KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Kendari resmi memancangkan arah organisasinya melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) perdana yang digelar di Warkop Raja, Kamis (16/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi para pengurus untuk menyatukan visi dalam mengawal ekosistem media digital di ibu kota Sulawesi Tenggara.
Hadir memberikan dukungan penuh, Ketua JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, didampingi Ketua Bidang Pelatihan dan Verifikasi JMSI Sultra, Agus Setiawan. Kehadiran pengurus tingkat provinsi ini menegaskan pentingnya konsolidasi struktural bagi kepengurusan tingkat kota yang baru terbentuk.
Dalam Rakercab tersebut, Ketua JMSI Kota Kendari, Edi Sartono menekankan bahwa langkah awal yang paling krusial adalah membangun “rumah” yang sehat secara administratif. Baginya, profesionalisme organisasi tidak bisa ditawar dan harus dimulai dari ketertiban dokumen.
“Fokus utama kami di tahun pertama ini adalah penertiban administrasi. Surat-menyurat dan kelengkapan organisasi harus rapi dan sistematis. Ini adalah fondasi agar seluruh program kerja ke depan dapat dipertanggungjawabkan dan berjalan efektif,” ujar Edi di sela-sela rapat.
Sebagai langkah konkret, JMSI Kota Kendari kini tengah membidik pengadaan sekretariat tetap. Kantor ini nantinya akan berfungsi sebagai pusat komando kegiatan sekaligus wadah koordinasi antar anggota.
Tak hanya itu, Edi juga menjadwalkan koordinasi formal dengan Badan Kesbangpol guna memastikan legalitas dan eksistensi organisasi diakui sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, memberikan apresiasi sekaligus “catatan penting” bagi pengurus kota. Ia mendorong agar JMSI Kendari tidak hanya terjebak pada urusan internal, tetapi juga mulai merancang program peningkatan kapasitas anggota.
Adhi menekankan tiga hal yang harus menjadi perhatian pengurus, yaitu penyusunan Menurutnya, program kerja harus dirancang secara jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Program jangka pendek dapat difokuskan pada kegiatan peningkatan kapasitas anggota, seperti pelatihan manajemen perusahaan media, pelaporan keuangan, hingga pelatihan perpajakan melalui kerja sama dengan instansi terkait.
“JMSI Kota Kendari juga bisa menjalin kolaborasi dengan Dinas Kominfo dalam mendukung program digitalisasi, misalnya pelatihan pengembangan website menjadi aplikasi,” ujarnya.
Untuk jangka panjang, ia mendorong JMSI Kota Kendari menargetkan peningkatan kualitas perusahaan media anggota, seperti melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) maupun mendorong verifikasi media di Dewan Pers.
“Harapannya, setiap kepengurusan dapat mendorong minimal satu media untuk terverifikasi di Dewan Pers, sehingga kualitas dan profesionalisme anggota semakin meningkat,” pungkasnya.
“Setiap kepengurusan setidaknya harus mampu mendorong minimal satu media anggotanya untuk terverifikasi di Dewan Pers. Ini adalah standar profesionalisme yang harus kita kejar bersama,” tegas Adhi menutup arahannya.
Melalui Rakercab ini, JMSI Kota Kendari kini memiliki peta jalan yang jelas, membangun organisasi yang tertib secara administrasi, mandiri secara finansial, dan profesional secara produk jurnalistik.










