Menuju Standar Paripurna, RSUD Kota Kendari Tuntaskan Survei Perbaikan Strategis Akreditasi

KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang aman dan berkualitas di Kota Lulo terus dipacu. Selama dua hari, tepatnya pada 27–28 April 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari menjalani fase dalam perjalanan mutunya, yakni Survei Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Proses penilaian yang berlangsung intensif ini mencapai puncaknya pada sesi Exit Meeting yang digelar, Selasa (28/4/2026). Hadir memberikan dukungan moral, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa momentum akreditasi ini adalah napas baru bagi standarisasi pelayanan publik di sektor kesehatan.

Dalam sambutannya, Amir Hasan menekankan bahwa akreditasi tidak boleh dipandang sebagai beban administratif tahunan. Baginya, ini adalah cermin kejujuran rumah sakit dalam melayani masyarakat.

“Akreditasi ini adalah tolok ukur kualitas. Saya berharap seluruh rekomendasi dari tim survei ditindaklanjuti secara serius. Pemerintah Kota Kendari berdiri sepenuhnya di belakang RSUD untuk mendukung peningkatan fasilitas maupun kualitas SDM,” tegas Amir Hasan di hadapan jajaran manajemen dan tim survei.

Selama dua hari tersebut, Tim Survei KARS melakukan “bedah” mendalam terhadap sistem operasional rumah sakit. Tidak hanya berkutat pada tumpukan dokumen kebijakan, tim penilai turun langsung melakukan observasi di unit-unit layanan dan mewawancarai staf serta jajaran pimpinan.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa apa yang tertulis dalam dokumen benar-benar terimplementasi dalam tindakan nyata kepada pasien. Kesigapan tenaga medis, kebersihan fasilitas, hingga kecepatan respons layanan menjadi poin-poin yang dipantau secara objektif.

Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Plt. Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Fauziah, menyambut baik setiap catatan perbaikan yang diberikan. Ia melihat survei PPS ini sebagai langkah strategis untuk menambal celah-celah pelayanan yang masih perlu dioptimalkan.

“Kami menjadikannya sebagai bahan evaluasi berkelanjutan. Fokus utama kami tetap satu: memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas di atas segalanya,” ujar Fauziah.

Semangat ini juga terlihat dari antusiasme seluruh pegawai dan tenaga kesehatan yang terlibat aktif selama proses survei. Mereka menunjukkan kesiapan dalam memenuhi indikator-indikator ketat yang ditetapkan oleh standar akreditasi nasional.

Penutupan rangkaian survei ini diharapkan menjadi titik tolak bagi RSUD Kota Kendari untuk naik kelas menjadi institusi kesehatan yang lebih profesional dan tepercaya. Dengan dukungan penuh dari Pemkot Kendari dan dedikasi seluruh staf, RSUD Kota Kendari optimis mampu memberikan layanan yang tidak hanya menyembuhkan secara medis, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga Kota Kendari.

TIM REDAKSI