KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi, Himawan Bayu Aji memberikan arahan kepada 425 personel Satuan Brimob (Satbrimob) Polda di Lapangan Apel Satbrimob Polda Sultra, Kamis (9/7/2026).
Agenda penting ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Budi Hermawan, Irwasda Polda Sultra, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Dansat Brimob, serta seluruh personel Satbrimob Polda Sultra.
Dalam arahannya, Kapolda Sultra menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan oleh seluruh personel Brimob dalam menjalankan roda tugas kepolisian.
Menurutnya, kontribusi nyata dari Satbrimob Polda Sultra sangat dirasakan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Sultra. Mulai dari pengamanan berbagai agenda nasional, pelaksanaan patroli rutin, hingga penanganan konflik kontijensi yang membutuhkan penanganan khusus.
Tidak hanya tangguh dalam aspek pengamanan, jenderal bintang dua ini juga memuji peran aktif Brimob yang selalu hadir dalam berbagai misi kemanusiaan. Kesiapsiagaan para personel saat mengevakuasi korban banjir, mengoperasikan Pos SAR, hingga mendirikan Pos Kemanusiaan menjadi bukti otentik kehadiran nyata Brimob di tengah-tengah masyarakat yang sedang kesulitan.
Selain itu, kepedulian sosial yang diwujudkan melalui program dukungan transportasi bagi para pelajar, penguatan ketahanan pangan, hingga komitmen menjaga sinergitas TNI-Polri dinilai menjadi pilar utama yang semakin memperkokoh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kendati demikian, Kapolda mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dengan segala pencapaian positif yang telah diraih selama ini.
“Meski berbagai capaian telah diraih, saya mengingatkan agar seluruh personel tidak cepat berpuas diri karena tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Saya minta setiap personel terus meningkatkan profesionalisme untuk menjawab perkembangan situasi yang dinamis,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa sebagai pasukan elite kepolisian, personel Brimob dituntut harus selalu adaptif dan siap sedia kapan pun negara membutuhkan.
Dia meminta agar intensitas latihan terus ditingkatkan secara konsisten, baik dalam mengasah kemampuan pengendalian massa (Dalmas), kemampuan SAR, maupun kesigapan penanganan bencana alam. Baginya, kehadiran Brimob di lapangan harus benar-benar mampu memancarkan perlindungan dan menghadirkan rasa aman yang seutuhnya bagi masyarakat.
Aspek internal juga tidak luput dari perhatian Kapolda. Ia menekankan betapa krusialnya menjaga profesionalisme, integritas, dan disiplin tinggi, mengingat setiap personel adalah representasi langsung dari wajah Polri di mata publik.
“Perkuat pengawasan dan pembinaan, jauhi pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik keluarga dan institusi,” tegasnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kelancaran tugas di lapangan, dalam kesempatan tersebut Kapolda Sultra menyerahkan bantuan Kelengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) secara simbolis kepada personel Satbrimob. Paket Kaporlap yang dibagikan terdiri dari 1.202 topi rimba, 1.202 kaos cokelat, dan 1.202 kaos hitam khas Brimob.
Menutup arahannya, Kapolda menyelipkan pesan filosofis agar seluruh personel selalu memegang teguh prinsip “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung“. Dengan prinsip ini, personel diharapkan dapat selalu menghormati adat istiadat dan kearifan lokal budaya setempat di mana pun mereka ditugaskan. Jenderal bintang dua tersebut berharap seluruh personel Satbrimob terus memelihara semangat pengabdian, profesionalisme, dan loyalitas tegak lurus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Setelah rangkaian apel selesai, Kapolda Sultra didampingi pejabat utama meninjau langsung sekaligus mencicipi hidangan dari kendaraan dapur lapangan Brimob. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepiawaian personel dalam menyediakan layanan konsumsi di berbagai medan penugasan yang sulit, termasuk saat operasi kemanusiaan dan kondisi tanggap darurat.
Tak lama setelah itu, Kapolda melanjutkan kegiatannya dengan memeriksa langsung kesiapan kendaraan operasional serta kendaraan taktis (Rantis) demi memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang selalu dalam kondisi prima dan siap digerakkan sewaktu-waktu.
TIM REDAKSI











