KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Kendari dirazia Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis malam (23/7/2026) hingga Jumat dini hari (24/7/2026).
Razia yang berlangsung dari pukul 23.30 WITA hingga 03.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol. Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, sebanyak 90 personel gabungan mulai Ditresnarkoba, Ditsamapta, Bidpropam, Bidhumas, Bidokkes Polda Sultra, BNNP Sultra, hingga Polisi Militer TNI AD.
Satu per satu pengunjung dan karyawan tak luput dari sasaran petugas. Pemeriksaan dilakukan secara teliti, mulai dari penggeledahan badan, pemeriksaan tas dan barang bawaan, hingga pelaksanaan tes urine di tempat.
Kendati penggeledahan dilakukan secara ketat di berbagai sudut lokasi, hasil yang didapat justru membawa angin segar. Dari total 65 orang—baik pengunjung maupun karyawan—yang diwajibkan menjalani tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif dari pengaruh narkotika. Petugas juga tidak menemukan adanya barang bukti narkoba maupun obat-obatan terlarang di setiap lokasi yang disisir.
Meski demikian, langkah pengetatan ini ditegaskan bukan sekadar razia sesaat. Kombes Pol. Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha menyampaikan bahwa operasi tersebut murni merupakan langkah preventif guna memastikan ruang-ruang publik, khususnya tempat hiburan malam, steril dari peredaran gelap dan penyalahgunaan barang haram.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif sekaligus bentuk komitmen Polda Sultra dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine negatif dan tidak ditemukan narkotika di lokasi yang diperiksa. Meski demikian, pengawasan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan sinergi antara kepolisian, BNNP, TNI, dan instansi terkait akan terus dirawat. Pengawasan berkala dipastikan bakal tetap berjalan demi menutup ruang gerak sindikat narkotika di Bumi Anoa.
Langkah proaktif aparat di tengah malam ini diharapkan mampu memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat luas. Di balik giat tersebut terselip komitmen kuat Polda untuk melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkoba, menjaga kondusivitas wilayah Sultra, sekaligus merawat kepercayaan publik terhadap korps Bhayangkara.
TIM REDAKSI











