Siap Beroperasi Tahun Ini, RSUD Koltim Bakal Dilengkapi CT Scan hingga CathLab

TIRAWUTA, CORONGSULTRA.COM – Kehadiran fasilitas kesehatan baru di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) segera dapat dirasakan oleh masyarakat. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koltim, dr. Abdul Munir Abubakar, mengungkapkan, rumah sakit baru tersebut ditargetkan mulai ditempati dan dioperasikan pada sekitar bulan Agustus atau September tahun 2026.

Pernyataan ini disampaikan dr. Munir di tengah proses penyelesaian akhir pembangunan fisik rumah sakit yang masih terus dikebut. Hingga saat ini, progres pembangunan tercatat telah mencapai angka 93 persen.

“Kami masih menyelesaikan bagian-bagian yang belum rampung. Harapan kami, bangunan ini dapat diselesaikan dengan kualitas yang baik, karena ke depannya akan ada sejumlah bantuan peralatan medis canggih dari Kementerian Kesehatan,” kata Munir seperti dikutip dari laman Jejari Sultra.com.

Keberadaan gedung baru ini nantinya akan semakin istimewa berkat dukungan berbagai perangkat medis modern. Berbagai alat canggih yang akan dihibahkan tersebut di antaranya meliputi CT Scan, peralatan mammography, Cytotoxyc equipment, peralatan CathLab, serta unit Hemodialisis (cuci darah).

Bantuan bernilai strategis bagi peningkatan layanan kesehatan daerah ini direncanakan akan datang secara bertahap, mulai bulan depan hingga tahun depan. Dengan kapasitas lebih dari 100 tempat tidur yang disiapkan, RSUD Koltim diproyeksikan mampu mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan secara signifikan bagi masyarakat Koltim dan wilayah sekitarnya.

Meski pembangunan fisik hampir rampung sepenuhnya, dr. Munir menjelaskan, terdapat sejumlah tahapan krusial yang harus dilalui sebelum rumah sakit baru ini dapat melayani pasien secara penuh.

Setelah pembangunan selesai, pihak manajemen akan langsung memproses perizinan operasional rumah sakit. Langkah lanjutan yang tidak kalah penting adalah menuntaskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan agar seluruh layanan dapat terintegrasi secara optimal dengan program jaminan kesehatan nasional.

TIM REDAKSI