Riuh Semangat Siswa SMKN 1 Kendari Menjemput Minat dan Bakat Setelah Jam Sekolah Lewat Ekstrakurikuler

KENDARI, CORONGSULTRA.COM — Bell tanda usainya jam pelajaran sekolah mungkin menjadi penanda untuk pulang bagi sebagian siswa. Namun, di SMKN 1 Kendari, riuh rendah aktivitas justru sering kali baru dimulai saat kelas usai.

Di balik dinding-dinding sekolah, kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) hadir bukan sekadar pelengkap, melainkan ruang bernapas untuk menggali minat, mengasah bakat, hingga menggembleng karakter para siswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Kendari, Rony, mengungkapkan bahwa keberadaan ekskul memiliki peran penting dalam mendampingi kurikulum akademik. Selain sebagai wadah penyaluran hobi, ekskul bertujuan mengembangkan bakat, kreativitas, serta memperluas pengalaman sosial para murid.

WhatsApp-Image-2026-08-06-at-03.34.31
Beberapa siswi SMKN 1 Kendari bernain Basket yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler olahraga.

Di luar jam belajar, para siswa diberikan kebebasan penuh untuk memilih wadah berkreasi yang mereka minati. Pilihan yang disajikan pun beragam, mulai dari Palang Merah Remaja (PMR), Paskibraka, Pramuka, kesenian hingga berbagai cabang olahraga.

Dari sekian pilihan Ekskul, cabang olahraga bulutangkis menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian. Di bawah bimbingan Agus Riyadi, para siswa yang menggandrungi olahraga tepok bulu ini tidak hanya sekadar datang dan bermain, tetapi benar-benar dibina dari teknik paling dasar—termasuk cara memegang raket yang benar.

Sejak mulai aktif mengajar pada tahun 2022, Agus menyaksikan sendiri betapa besarnya antusiasme para siswa. Meski eksistensi ekskul bulutangkis ini sebenarnya sudah terbentuk jauh sebelum ia bertugas di sana, geliatnya terus membesar dari tahun ke tahun.

WhatsApp-Image-2026-08-06-at-vcd
Di SMKN 1 Kendari ada juga kegiatan ekstrakurikuler seni tari. FOTO: CorongSultra.com @2026

Berdasarkan data penerimaan peserta didik baru, minat terhadap olahraga ini memang tergolong luar biasa. Di jenjang kelas 10 saja, tercatat sekitar 50 siswa antusias mendaftar. Jika dijumlahkan dengan kelas 11, total peserta bisa mencapai 70 hingga puluhan orang.

“Anak-anak itu sangat antusias, luar biasa semangatnya. Dari waktu penerimaan siswa baru, peminatnya saja sudah puluhan orang,” ungkap Agus Riyadi saat ditemui di sekolah.

Meski fokus utamanya memegang tanggung jawab sebagai pelatih bulutangkis, Agus juga mencatat dinamika ekskul lain di sekolah tersebut. Pilihan seperti pencak silat, basket, hingga voli turut tumbuh subur di bawah bimbingan guru-guru pembina yang berpengalaman.

WhatsApp-Image-2026-08-06-at-03.51.33
Suasana siswi SMKN 1 Kendari berlatih Bulutangkis . FOTO: CorongSultra.com @2026

Melihat membludaknya jumlah peserta, pihak sekolah tak tinggal diam. Untuk menunjang latihan rutin yang digelar dua kali seminggu dengan jadwal fleksibel, SMKN 1 Kendari memberikan fasilitas penuh. Bagi siswa yang belum memiliki peralatan sendiri, sekolah telah menyediakan raket hingga sarana penunjang lainnya. Ketersediaan fasilitas ini membuat para siswa bisa leluasa mengasah bakat tanpa perlu terhalang urusan sarana dan prasarana.

Usaha dan konsistensi latihan yang mereka jalani pun akhirnya berbuah manis. Kerja keras itu terbayar saat tim bulutangkis putra SMKN 1 Kendari sukses menyabet Juara 3 dalam kejuaraan kategori putra yang digelar oleh kampus IAIN pada tahun 2025 lalu.

Aktivitas yang berlangsung hingga pukul 17.30 WITA ini rupanya juga mendulang respons hangat dan positif dari para orang tua murid. Mengisi waktu luang setelah kegiatan belajar mengajar dengan berolahraga dinilai sangat efektif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sekaligus menjauhkan anak-anak dari kegiatan yang kurang bermanfaat.

WhatsApp-Image-2026-08-06-at-qweqw
Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMKN 1 Kendari. FOTO: CorongSultra.com @2026

Dengan sinergi yang makin kokoh antara sekolah, pelatih, serta dukungan penuh dari para orang tua, ekskul bulutangkis SMKN 1 Kendari kini melangkah optimistis untuk terus melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di masa mendatang.