KENDARI, CORONGSULTRA.COM — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati, mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang refleksi untuk menatap masa depan Indonesia dengan optimisme dan semangat gotong royong.
Menurutnya, Usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia bukan sekadar penanda perjalanan waktu. Angka tersebut menjadi simbol panjangnya perjalanan bangsa, sekaligus menggambarkan ketangguhan dan kedewasaan Indonesia yang lahir dari perjuangan para pendiri bangsa.
“Refleksi kemerdekaan di usia ke-81 tepat untuk kita menoleh ke belakang dengan rasa syukur yang mendalam, sekaligus menatap ke depan dengan visi yang tajam di tengah dinamika global yang kompleks,” ujar Apriliani.
Legislator Kota Kendari itu menegaskan, kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat.
“Kemerdekaan itu harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Karena itu, Apriliani mengingatkan para pemimpin bangsa hari ini agar senantiasa kembali kepada cita-cita luhur para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam nilai-nilai Pancasila dan amanat konstitusi.
Katanya, kepemimpinan harus diarahkan untuk menciptakan keadilan, kebebasan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
“Pemimpin hari ini harus kembali ke cita-cita luhur para pendiri bangsa, menciptakan keadilan, kebebasan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan global, Apriliani juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan gotong royong. Semangat tersebut dinilai penting untuk membangun Indonesia yang semakin kokoh dalam menghadapi perubahan zaman.
“Jadikan momentum HUT ini sebagai landasan gotong royong yang mampu menjadikan Indonesia sebagai negara yang kokoh, berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.
Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni peringatan, tetapi menjadi energi bersama untuk memperjuangkan kehidupan rakyat yang lebih baik serta mewujudkan cita-cita Indonesia sebagaimana yang diperjuangkan para pahlawan.
Menutup refleksinya, Apriliani mengutip penggalan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pengingat bahwa pembangunan bangsa harus menyentuh seluruh aspek kehidupan, baik jiwa maupun raga.
“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya. MERDEKA!” serunya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan, persatuan, keadilan dan kesejahteraan demi Indonesia yang semakin maju dan bermartabat.
TIM REDAKSI







