KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Sabbi Darussalam Mandonga bersama Majelis Taklim menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Sabtu kemarin (5/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Sabbi Darussalam tersebut mengangkat tema “Meneladani Rasulullah SAW dalam Memuliakan Syiar-Syiar Allah demi Menguatkan Iman dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah.”
Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri Camat Mandonga H. Kasman Kasim Marewa, S.Sos., MM, Lurah Mandonga, perwakilan BKMT Kecamatan Mandonga, Kepala KUA, para ketua Majelis Taklim se-Kecamatan Mandonga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Ketua Majelis Taklim Masjid Sabbi Darussalam, Saidah, SE., MM, turut hadir bersama Ketua RT 17, Hajar Malani, S.Pd., M.Pd., serta pengurus dan panitia pelaksana kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Nurbaya Ganefo.
Suasana semakin khidmat dengan lantunan Asmaul Husna dan Salawat Badarnileh ibu ibu pengurus Masjid Sabbi Darussalam.
Ketua panitia, Ramlah, mengatakan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk membangun dan mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus BKM, Majelis Taklim, serta masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bentuk peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.
Sementara itu, Ketua RT 17, Hajar Malani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata tapi meneladani akhlak Rasulullah.
“Maulid bukan hanya sekadar memperingati kelahiran Nabi, tetapi bagaimana kita meneladani akhlak beliau yang mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Camat Mandonga, H. Kasman Kasim Marewa, S.Sos., MM, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai pelaksanaan Maulid Nabi menunjukkan kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan memakmurkan kehidupan keagamaan.
Kasman juga mengajak masyarakat untuk memaknai maulid dengan meneladani sifat Rasulullah SAW, yakni jujur, amanah, dan penyayang.
Menurutnya, memakmurkan masjid tidak hanya dilakukan dengan menghadiri kegiatan keagamaan pada momentum tertentu, tetapi juga diwujudkan melalui konsistensi menjalankan ibadah sehari-hari.
“Momentum Maulid ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk terus meneladani Rasulullah SAW, memakmurkan masjid dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, penceramah Ustaz Darwin menyampaikan mencintai dan mengagungkan Rasulullah SAW merupakan bagian dari upaya memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
Ia menjelaskan, syiar Islam merupakan wujud keimanan yang berangkat dari ketakwaan dalam hati dan kemudian tercermin dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
Salah satu contoh syiar yang sederhana, kata dia, adalah ketika mendengar azan, seorang Muslim hendaknya menghentikan aktivitas untuk segera menunaikan salat.
“Ketika azan berkumandang, mari kita belajar menghentikan aktivitas dan memenuhi panggilan Allah dengan melaksanakan salat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, termasuk bagi perempuan Muslimah untuk menutup aurat sesuai syariat Islam. Selain itu, umat Islam hendaknya berupaya menjaga tutur kata, cara berpakaian, sikap dan perilaku agar mencerminkan akhlakul karimah sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, memasuki bulan Rabiul Awal, umat Islam senantiasa dianjurkan menampakkan kegembiraan sebagai bagian dari upaya mengagungkan syiar-syiar Allah SWT.
“Menampakkan kegembiraan dalam menyambut Rabiul Awal menjadi bagian dari mengagungkan syiar Allah,” jelasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sabbi Darussalam berlangsung khidmat dan penuh semangat. Semarak male yang menjadi tradisi masyarakat dalam setiap momentum maulid turut mewarnai kegiatan tersebut.
Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tapi mampu memperkuat iman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong masyarakat untuk semakin mencintai dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
TIM REDAKSI











