KENDARI, CORONGSULTRA.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat kesadaran berkendara masyarakat melalui aksi humanis di jalan raya. Salah satunya terlihat dari kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur) yang diintensifkan di kawasan U-Turn Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas di lapangan tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga aktif memberikan teguran humanis kepada sejumlah pengendara.
Sasaran edukasi ini mencakup berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pedagang sayur keliling yang kedapatan belum menggunakan helm berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).
“Teguran tersebut disertai edukasi langsung mengenai pentingnya penggunaan helm sebagai perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor, terutama untuk mengurangi risiko cedera serius dan meminimalkan fatalitas apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.”
Selain menyoroti pentingnya pelindung kepala, personel Ditlantas Polda Sultra juga mengingatkan para pengendara untuk selalu melengkapi dokumen legalitas berkendara. Masyarakat diimbau membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai dengan golongan kendaraan serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah.
Pendekatan persuasif ini turut dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat agar mengambil peran aktif sebagai pelopor keselamatan di jalan. Kesadaran tersebut diharapkan dapat dimulai dari diri sendiri, merambah ke lingkungan kampus, hingga diterapkan dalam lingkup keluarga sehari-hari.
Respon positif pun ditunjukkan oleh para pengendara yang terjaring dalam kegiatan ini. Mereka tampak memahami arahan petugas serta menyatakan kesediaannya untuk mematuhi peraturan dan mendukung penuh program keselamatan berkendara.
Melalui langkah proaktif ini, Ditlantas Polda Sultra menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis. Upaya pembinaan ini menjadi bagian dari semangat ANOA ZEBRA 2026 guna mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang berkelanjutan di Bumi Anoa. (Rls)








