JAKARTA, CORONGSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, beberapa hari lalu.
Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia.”
Rakornas ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan industri jasa keuangan guna memperluas akses layanan keuangan inklusif.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh Indonesia sejak akhir 2024. Presiden menegaskan bahwa perluasan akses keuangan harus berdampak nyata terhadap peningkatan pendapatan, daya beli, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, nelayan, pedagang, serta pelaku UMKM.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut meluncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) sebagai langkah memperkuat kebijakan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan keuangan masyarakat hingga tingkat keluarga.
Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan komitmennya untuk memperkuat akses pembiayaan UMKM, penguatan literasi keuangan, serta pengembangan sektor ekonomi produktif di daerah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan formal yang memadai.
“Perluasan akses keuangan harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Kendari, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM, perempuan pelaku usaha, generasi muda, serta masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembiayaan dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.
Siska menambahkan, Pemkot Kendari bersama TPAKD akan terus mendorong sinergi dengan OJK, Bank Indonesia, dan perbankan guna memperluas jangkauan layanan serta literasi keuangan. Fokus pengembangan juga diarahkan pada ekosistem ekonomi digital dan kapasitas UMKM lokal.
“Kami berharap hasil Rakornas ini dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di daerah, terutama dalam memperkuat akses pembiayaan usaha produktif, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.
Melalui TPAKD, Pemkot Kendari diharapkan semakin optimal dalam mengidentifikasi kebutuhan pembiayaan masyarakat dan merancang program nyata yang mendukung sektor ekonomi produktif.
TIM REDAKSI










