KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Inspektorat Kota Kendari menggelar Klinik Pelatihan (Coaching Clinic) Evaluasi dan Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu hotel setempat, Selasa (11/11/2025) dan diikuti oleh perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Kendari.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Pemkot Kendari, Imran Ismail menekankan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.
“Pelatihan ini bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta berorientasi pada hasil,” ujar Imran.
Dia kembali menekankan pentingnya sinergi antar OPD menerjemahkan prinsip akuntabilitas menjadi praktik nyata dalam penyusunan laporan kinerja.
Pada kesempatan tersebut, Imran Ismail juga memaparkan perkembangan positif kinerja Pemkot Kendari. Berdasarkan hasil evaluasi LAKIP, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Kota Kendari berhasil menunjukkan peningkatan, pada tahun 2023: 62,86 (Kategori B) dan tahun 2024: 63,67 (Kategori B).
Capaian ini menunjukkan implementasi SAKIP selama tahun 2024 telah berjalan dengan cukup baik dan berada pada arah yang benar.
Meskipun menunjukkan tren positif, Imran menyoroti sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat. Hal ini terutama berfokus pada manajemen kinerja, konsistensi perencanaan berbasis hasil, serta komitmen lintas perangkat daerah untuk menyelaraskan indikator dan target kinerja.
Menurut Imran, keberhasilan penyusunan LAKIP tidak hanya bergantung pada aspek administratif semata, tetapi juga pada kesadaran kolektif untuk terus memperbaiki proses perencanaan dan pelaksanaan program.
Melalui kegiatan ini, Imran berharap adanya penyamaan persepsi antar OPD mengenai tata cara penyusunan LAKIP yang baik dan sesuai standar.
“Diharapkan peserta mampu memperkuat kemampuan analisis kinerja dan menyajikan laporan yang lebih akurat, relevan, dan berbasis data,” harapnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).





