TIRAWUTA, CORONGSULTRA.COM – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Senin (27/4/2026), menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Di bawah pendar lampu panggung kehormatan, nama Hasrul, bergema sebagai salah satu putra terbaik daerah yang berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat provinsi.
Lurah Rate-Rate tersebut resmi dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Ekonomi Kreatif Sultra Tahun 2026. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas tangan dingin Hasrul dalam menghidupkan nadi perekonomian masyarakat melalui sektor kreatif dan UMKM di Kolaka Timur (Koltim).
Perjalanan Hasrul dimulai sejak tahun 2021. Sebagai seorang ASN sekaligus pamong masyarakat, ia tidak membatasi perannya hanya pada urusan administrasi kelurahan. Melalui Forum UMKM Koltim, Hasrul turun langsung ke lapangan, membangun ekosistem usaha yang terstruktur dan berkelanjutan.
Ia menyadari bahwa potensi produk lokal Koltim sangat besar, namun kerap terkendala pada pengemasan dan akses pasar. Oleh karena itu, ia secara konsisten memberikan pendampingan mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, perbaikan kualitas produk, fasilitasi sertifikasi, hingga inovasi desain kemasan yang lebih modern. Tak berhenti di situ, Hasrul juga mengupayakan bantuan alat produksi untuk memastikan efisiensi dan daya saing UMKM lokal tetap terjaga.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Dr. Ridwan Baddalah. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam pesan tertulisnya menegaskan bahwa Hasrul dan 19 tokoh lainnya adalah sosok inspiratif yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah di tengah tantangan zaman.
Keberhasilan ini pun disambut hangat oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi bawahannya tersebut.
“Prestasi Saudara Hasrul adalah kebanggaan bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan inovasi, seorang ASN mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Semoga ini menjadi pelecut semangat bagi ASN lainnya di Koltim untuk terus berkarya,” ucap Yosep Sahaka.
Bagi Hasrul, penghargaan ini adalah buah dari kerja kolektif. Dengan nada haru, ia mendedikasikan pencapaian ini kepada seluruh pelaku UMKM yang selama ini berjuang bersamanya.
“Saya sangat terharu. Ini bukan keberhasilan saya pribadi, melainkan hasil kerja keras teman-teman UMKM di Kolaka Timur. Apa yang kami rintis dengan penuh keterbatasan sejak beberapa tahun lalu, akhirnya mendapat tempat dan perhatian dari Pemerintah Provinsi,” ungkap Hasrul dengan mata berkaca-kaca.
Kini, sektor UMKM di Koltim menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Tidak hanya dari segi kuantitas pelaku usaha, tetapi juga kualitas produk yang kian berani bersaing di pasar yang lebih luas. Pencapaian Hasrul menjadi bukti nyata bahwa inovasi dari tingkat kelurahan mampu membawa perubahan besar bagi kemajuan ekonomi di jazirah Sultra.





