KENDARI, CORONGSULTRA – Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama, Bank Sultra menyalurkan bantuan berupa 300 paket sembako melalui Posko Dinas Sosial Kota Kendari. Langkah ini diambil guna meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari belakangan ini.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, kepada Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Kamis (14/5/2026). Paket logistik yang diserahkan mencakup kebutuhan pangan pokok, di antaranya 280 karung beras ukuran 10 kilogram, 280 rak telur, 280 kilogram gula pasir, serta 280 paket minyak goreng ukuran dua liter.
Andri Permana Diputra Abubakar menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan komitmen nyata Bank Sultra untuk hadir di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Kondisi banjir ini cukup menyita perhatian dan tenaga kita semua. Bantuan ini kami harapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Kendari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andri menjelaskan, gerakan ini juga selaras dengan arahan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen daerah, termasuk perusahaan daerah, untuk proaktif membantu warga dalam situasi darurat.
Tidak hanya berhenti di Kota Kendari, Andri mengungkapkan bahwa jangkauan bantuan ini akan diperluas ke beberapa daerah lain di Sulawesi Tenggara yang juga terdampak banjir. Ia menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan bersama Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, hingga kementerian terkait demi mempercepat proses pemulihan.
“Yang kita dukung bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga pasca pemulihannya,” tambahnya.
Di sisi internal, Bank Sultra juga telah melakukan identifikasi. Meski aset fisik perusahaan dalam kondisi aman, pihak manajemen memberikan perhatian khusus bagi sejumlah pegawai yang ikut menjadi korban banjir dengan memberikan bantuan kebutuhan pokok.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyambut baik bantuan tersebut di tengah upaya pemerintah daerah menangani dampak bencana. Ia melaporkan bahwa secara umum kondisi Kota Kendari mulai menunjukkan tren positif meskipun status tanggap bencana masih terus berlaku.
“Hari ketiga setelah penetapan status tanggap bencana, kondisi Kota Kendari sudah mulai membaik dan beberapa titik banjir mulai surut,” ungkap Siska.
Keberhasilan penanganan ini, menurut Siska, tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, TNI-Polri, hingga sektor perbankan. Fokus saat ini adalah percepatan pemulihan aktivitas masyarakat, termasuk pembersihan kawasan kritis di sekitar Sungai Wanggu.
Siska pun memberikan apresiasi mendalam atas peran Bank Sultra yang dinilai selalu tanggap dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Ini bukan hanya soal jumlah bantuan, tetapi bentuk perhatian nyata dari Bank Sultra kepada masyarakat Kota Kendari,” tuturnya.
Hingga saat ini, distribusi bantuan terus diupayakan mengalir secara bertahap ke tujuh kecamatan terdampak. Selain sokongan dari Bank Sultra, bantuan dari kementerian terkait di tingkat pusat juga terus disalurkan untuk memastikan pemulihan berjalan optimal.










