MUNA, CORONGSULTRA.COM – Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna, akan mengambil langkah-langkah guna memberikan solusi bagi para guru sehingga tercipta pemerataan guru.
Selain itu, bidang tersebut juga berencana meningkatkan kualitas guru Sekolah Dasar (SD) dengan menggelar pelatihan Informasi dan Tekhnologi (IT). Melalui pelatihan, semua guru dapat beradaptasi dengan kurikulum dan model pembalajaran Saat ini, yang telah menggunakan IT dan AI.
Setelah dilantik menjadi Kepala Bidang (Kabid) PTK Dikbud Muna, beberapa waktu lalu, Abdi. Afandi,S.Si langsung bergerak guna menyusun langkah -langkah yang akan dilakukannya.
Menurut Abdi, pemerataan guru baik itu ASN maupun yang masih berstatus P3K perlu dillakukan, karena masih banyak guru yang belum mendapatkan tempat. Selain itu, peningkatan kualitas Guru SD dengan melakukan pelatihan IT juga menjadi perhatian penting.
“Pemerataan guru ke sekolah-sekolah ini penting dilakukan karena banyak dari mereka yang belum mendapatkan tempat. Misalnya, mereka yang tidak lulus tes PPPK, sehingga mereka belum mendapatkan tempat. Mungkin bisa dibantu dengan menempatkan mereka di sekolah yang membutuhkan. Jadi akan dibuat formula, sehingga mereka bisa mendapatkan jam mengajar. Selain itu, dalam waktu dekat, kami juga akan melaksanakan pelatihan IT bagi para guru,” tuturnya.
Abdi mengungkapkan, saat ini pendidikan makin berkembang, bahkan beberapa sekolah di Muna sudah menggunakan Smart Board. Kebutuhan kurikulum juga lanjutnya, saat ini menuntut guru terus mengupgrade ilmu dan menyesuaikan dengan kurikulum serta perkembangan yang berlaku.
Pelatihan tersebut direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Terkait instruktur, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sultra yang berada di Kendari untuk menghadirkan instruktur.
“Lama pelatihan akan kami sesuaikan dengan jumlah anggaran yang tersedia. Apakah dua hari atau berapa hari, kami akan sesuaikan. Sasaran kami adalah guru-guru di SD sehingga kualitasnya terus berkembang,” katanya.
Dua program ini diharapkan dapat menyelesaikan ketimpangan distribusi guru sekaligus meningkatkan kapasitas para guru SD di Kabupaten Muna.
Laporan: Naja











