MUNA, CORONGSULTRA.COM – Semangat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1416/Muna tak hanya bergema lewat deru pembangunan fisik. Di balik aktivitas bergotong royong membangun desa, para personel Satgas TMMD juga merajut ikatan kekeluargaan yang begitu hangat bersama masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Pemandangan penuh keakraban itu terpancar jelas di Desa Kawite-wite, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Minggu (18/10/2026). Di tempat tersebut, para prajurit melepas lelah sembari menikmati hidangan bersama ibu angkat dan keluarga asuh yang menjadi tempat tinggal mereka selama pelaksanaan TMMD.
“Usai memasak bersama, para prajurit dan keluarga asuh duduk menikmati hidangan dalam suasana penuh keakraban. Canda dan kebersamaan yang terjalin mencerminkan kedekatan mereka, layaknya keluarga sendiri,” tulis rilis resmi Penrem 143/HO.
Momen sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar untuk menuntaskan target fasilitas fisik, melainkan juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan membangun ikatan sosial dan emosional yang kuat bersama warga.
Dalam rilis tertulisnya, Penrem 143/HO menyampaikan, Komandan SSK (Satuan Setingkat Kompi) Kapten Kav Edi Sabara mengatakan, selama pelaksanaan TMMD, personel Satgas berbaur dengan masyarakat, menjalin silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan persaudaraan.
Interaksi sehari-hari seperti memasak dan makan bersama menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara prajurit dan warga.
Kebersamaan di meja makan tersebut mencerminkan indahnya nilai kemanunggalan TNI dan rakyat—sebuah ikatan yang tumbuh alami dari rasa kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai.
Melalui program TMMD ke-130 ini, Kodim 1416/Muna tidak hanya berfokus mendorong akselerasi pembangunan di pedesaan. Pada akhirnya, keberhasilan TMMD tak sekadar diukur dari bangunan fisik yang berdiri tegak, melainkan dari kokohnya rasa kepercayaan, persaudaraan, dan kemanunggalan yang abadi antara prajurit dan rakyat. [Rls]











