KOLAKA, CORONGSULTRA.COM – Berbagai organisasi masyarakat (Ormas) lokal dan adat di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan investasi nikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) yang merupakan bagian dari Ceria Corp.
Melansir dari Nikel.co.id, dukungan tersebut mencerminkan harapan warga agar keberadaan industri pertambangan dan hilirisasi nikel tersebut terus memberikan manfaat ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Aspirasi ini disampaikan dalam konsolidasi yang melibatkan sepuluh ormas, yakni MATA Wolo, FORMAPI, PERKASA, FORMABES, FORMULA, Tamalaki Sangia Mekongga, Tamalaki Bunduwula Tebawo, Tamalaki Kinea Mekongga, Tamalaki Sangia Nilulo, dan Tamalaki Polapi Wonua Mekongga.
Kesepuluh ormas tersebut berpandangan sama mengenai pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif guna memastikan keberlangsungan aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi setempat.
Ketua Forum Masyarakat Ulu Wolo-Lalonggopi (Formula), Kasnuddin Arif, menyampaikan bahwa aktivitas industri nikel memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, keberadaan Ceria telah menghadirkan berbagai peluang ekonomi yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh warga.
“Kami berharap manfaat ekonomi tersebut dapat terus berlanjut bagi masyarakat,” ujar Kasnuddin dikutip dari nikel.co.id.
Pergerakan Ekonomi Lokal dan Rantai Pasok Industri
Perkembangan industri nikel di Kecamatan Wolo turut menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat. Aktivitas perdagangan seperti kios, warung makan, kedai kopi, hingga pasar sore di Kelurahan Wolo dan Desa Muara Lapao-Pao menjadi bagian dari perputaran ekonomi yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas industri.
Selain sektor perdagangan, kebutuhan operasional perusahaan terhadap layanan transportasi, logistik, pengadaan barang, dan jasa turut menghadirkan peluang bagi pemasok serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam rantai pasok industri.
Keterlibatan pelaku usaha lokal ini diharapkan dapat memperluas pemerataan manfaat investasi sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Kabupaten Kolaka.
Kasnuddin menilai, keberlanjutan investasi memiliki arti penting bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya pada aktivitas perusahaan maupun jaringan usaha di sekitarnya. Ia berharap perkembangan industri Ceria dapat terus membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal dan memberikan ruang yang semakin luas bagi pelaku UMKM.
“Komitmen ini kami buat karena kehadiran PT CNI dampaknya jelas dan telah dirasakan. Kami berharap manfaat ekonomi tersebut dapat terus berlanjut bagi masyarakat,” ungkapnya dikutip dari nikel.co.id.
Strategis bagi Proyek Hilirisasi Nasional
Dukungan masyarakat tersebut juga berkaitan erat dengan perkembangan proyek hilirisasi nikel Ceria Corp yang menjadi bagian dari agenda strategis pembangunan industri nasional. Smelter ‘Merah Putih’ yang dioperasikan PT Ceria Metalindo Prima (CMP) telah mencatatkan produksi feronikel perdana pada 27 April 2025 dan mencatatkan keberhasilan ekspor perdana sejak Juli 2025 lalu.
Pengembangan industri hilir Ceria yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan berstatus Objek Vital Nasional (Obvitnas) ini memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri. Bagi masyarakat Wolo, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, pengembangan kemitraan usaha, serta keterlibatan masyarakat menjadi aspek penting agar pertumbuhan industri memberikan dampak jangka panjang.
Kasnuddin juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga iklim investasi yang kondusif. Aspirasi masyarakat yang berinteraksi langsung dengan aktivitas industri perlu mendapatkan perhatian agar arah pengembangan investasi selaras dengan kebutuhan dan potensi ekonomi daerah.
Melalui hubungan yang konstruktif antara seluruh pemangku kepentingan, keberlanjutan investasi Ceria di Kecamatan Wolo diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kabupaten Kolaka secara berkelanjutan.
TIM REDAKSI











