MUNA, CORONGSULTRA.COM – Masyarakat Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, dinilai memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal itu terlihat dari kebiasaan warga yang memanfaatkan bak sampah di Pasar Sentral Laino dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dekat dengan permukiman.
Beban sampah terbesar di kecamatan tersebut memang berada di sekitar Pasar Sentral Laino, khususnya di Kelurahan Laiworu. Kondisi ini membuat pasar membutuhkan perhatian ekstra dalam penanganan sampah.
Camat Batalaiworu, Muhammad Rezki Rianto, mengapresiasi upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muna yang terus bekerja menjaga kebersihan kota.
“Kalau kami sebenarnya dengan armada yang ada sekarang untuk wilayah ini terkendali, hanya saja kendaraan di DLH ini kadang didorong. Terus motor sampah di sini juga ada satu unit,” kata Rezki.
Ia menjelaskan, sebenarnya DLH memiliki motor sampah lain, namun perlu pengaturan ulang agar bisa menjangkau lorong-lorong pemukiman.
Rezki berharap ada penambahan armada baru untuk melayani kebutuhan pengelolaan sampah di Batalaiworu. Sebab, volume sampah terbesar berada di wilayah tersebut, terutama di Pasar Sentral Laino.
“Kalaupun ditambah itu sangat bagus,” pungkasnya.
Laporan: Naja





