KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Herry Asiku, SE telah menuntaskan rangkaian kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2024-2025 di daerah pemilihannya di Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Utara.
Dalam kegiatan ‘jemput aspirasi rakyat’ tersebut, Herry Asiku menemui masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung di tiga desa yaitu Desa Toolawawo dan Desa Nii Tanasa Kasipute di Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe; serta Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara.
Masyarakat di tiga desa ini menyampaikan beragam usulan yang akan diteruskan oleh Herry Asiku ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Aspirasi yang diserap meliputi kebutuhan dasar, sektor perikanan, pertanian, hingga kesejahteraan masyarakat.
Herry Asiku menjelaskan, masyarakat banyak menyampaikan aspirasi terkait perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur dasar.
“Aspirasi ini mencakup jalan poros dan jalan usaha tani, drainase, deker/plat deker, tanggul pemecah ombak, hingga permohonan bantuan rumah layak huni dan sumur bor,” ujarnya.
Khusus di wilayah pesisir, kebutuhan mendesak yang disampaikan adalah alat perikanan.
“Mereka menyampaikan kebutuhan akan Fish Spinder, mesin ketinting, alat pancing, berbagai jenis jaring (insang, riwai, pukat), pukat lobster, bubu, bagang apung, keramba apung, freezer box, dan rumpon. Permintaan benih ikan (nila, lele, mas, bandeng) juga menjadi prioritas,” tutur Herry Asiku.
Sementara di sektor pertanian dan perkebunan, masyarakat membutuhkan bantuan alat perkebunan seperti hand sprayer, mesin babat, sensor mini, mesin diesel, kawat duri/larabot, dan pupuk kelapa sawit.
Aspirasi juga menyentuh bantuan UMKM dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), meliputi permohonan bantuan modal usaha, anggaran untuk kesehatan dan kesejahteraan lansia, serta bantuan seragam majelis taklim.
Sebagai bentuk kepedulian langsung, Herry Asiku juga memberikan bantuan tunai secara pribadi kepada pengurus organisasi keagamaan, balai desa, dan panitia pembangunan masjid di setiap lokasi pertemuan.
Dalam rangkaian reses ini, Herry Asiku juga memberikan catatan penting, khususnya terkait masalah di Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo. Terdapat laporan mengenai penggunaan bom ikan oleh nelayan dari desa lain.
“Kami menyarankan perlunya peningkatan intensitas koordinasi antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Penyuluh Nelayan, untuk segera proaktif memberikan penyuluhan dan informasi mengenai bahaya bom ikan bagi kesehatan manusia dan ekosistem laut,” katanya.
Herry Asiku mengatakan, seluruh aspirasi yang telah diserap ini akan dikaji dan diperjuangkan dalam agenda kerja DPRD Provinsi Sultra. Hal ini, katanya, guna memastikan alokasi anggaran daerah dapat benar-benar menyentuh dan menyelesaikan persoalan riil yang dihadapi masyarakat di Konawe dan Konawe Utara.
REDAKSI











