Bukan Sekadar Seremonial, Yosep Sahaka Tegaskan Musrenbang 2027 Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat Koltim

TIRAWUTA, CORONGSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan untuk Tahun Perencanaan 2027.

Kegiatan yang menggabungkan aspirasi dari Kecamatan Lalolae, Mowewe, dan Tinondo ini dipusatkan di Kecamatan Lalolae, Senin (23/2/2026).

Musrenbang kali ini mengusung tema strategis: “Penguatan Pondasi dan Struktur Transformasi Pembangunan Menuju Kolaka Timur Sebagai Wilayah Agroindustri.”

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar seremonial, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Perencanaan pembangunan harus dimulai dari bawah, dari kebutuhan nyata masyarakat. Kita ingin memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal,” ujar Yosep dalam sambutannya.

Pemkab Koltim berkomitmen melakukan transformasi pembangunan yang fokus pada sektor pertanian berbasis agroindustri. Tujuannya jelas, memberikan nilai tambah pada hasil bumi Koltim sehingga kesejahteraan petani dan masyarakat meningkat secara signifikan.

Dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Yosep Sahaka menggarisbawahi beberapa poin prioritas, di antaranya penguatan infrastruktur dasar, peningkatan konektivitas antarwilayah untuk mempermudah akses ekonomi, dan pengembangan komoditas unggulan yang spesifik di masing-masing kecamatan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga dari tiga kecamatan terkait.

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen Pemkab Koltim dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan. Dengan sinergi ini, Koltim optimistis mampu menjadi wilayah agroindustri yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing kuat di Sultra.

TIM REDAKSI