TIRAWUTA, CORONGSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) resmi menuntaskan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan untuk Tahun Perencanaan 2027.
Kegiatan pamungkas ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Lambandia, Jumat (27/02/2026), yang mencakup tiga wilayah sekaligus, Kecamatan Lambandia, Kecamatan Aere, dan Kecamatan Poli-Polia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana tugas (Plt) Bupati Koltim, Yosep Sahaka, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Koltim, kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, serta tokoh masyarakat dan keterwakilan perempuan serta pemuda.
Musrenbang kali ini mengusung tema strategis: “Penguatan Pondasi dan Struktur Transformasi Pembangunan Menuju Kolaka Timur sebagai Wilayah Agroindustri.” Tema ini menjadi komitmen kuat Pemda untuk menyulap potensi lokal menjadi motor penggerak ekonomi yang berdaya saing.
Plt Bupati Koltim, Yosep Sahaka, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah krusial untuk memastikan aspirasi masyarakat terjaring dengan tepat.
“Musrenbang kecamatan ini adalah tahapan penting dalam sistem perencanaan kita. Ini adalah wadah penajaman, penyelarasan, hingga kesepakatan usulan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di akar rumput,” ujar Yosep Sahaka dalam sambutannya.
Pelaksanaan di Lambandia ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian Musrenbang tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kolaka Timur. Hasil dari diskusi dan usulan prioritas di tingkat kecamatan ini nantinya akan dibawa ke meja Musrenbang tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Pemkab Koltim berharap melalui proses ini, muncul usulan yang berkualitas dan terukur. Targetnya, adanya sinergi pembangunan antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa demi pemerataan kesejahteraan.
Dengan semangat transformasi menuju wilayah agroindustri, Pemda Koltim optimis program-program yang dihasilkan mampu menjawab tantangan zaman dan mempercepat pembangunan di seluruh pelosok Bumi Tunggono.











