Anggota Banggar DPRD Sultra, Rosni Desak Perbaikan Jembatan Pulau Makassar Baubau

KENDARI, CORONGSULTRA.COM – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) daerah pemilihan Sultra 4 dari Partai Bulan Bintang (PBB), Rosni, menyerukan desakan penting terkait infrastruktur jembatan yang menghubungkan Kelurahan Lowulowu dan Pulau Makasar, Kota Baubau.

Desakan tersebut disampaikan Rosni saat rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung marathon selama lima hari bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sultra, Rabu (2/9/2026).

Rosni menegaskan pentingnya perhatian terhadap jembatan penghubung yang menjadi wewenang Pemprov Sultra.

Kondisi jembatan tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera agar tidak menimbulkan bahaya bagi keselamatan warga.

“Jangan tunggu terjadi bencana baru kemudian dilihat. Asas manfaatnya menyangkut nyawa masyarakat yang ada di sana. Mereka juga adalah masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Rosni saat menyampaikan pandangannya.

Ia berharap program perencanaan penanganan jembatan dapat dijadikan skala prioritas dalam APBD Perubahan 2026.

Dengan demikian, penganggaran fisik serta eksekusinya dapat ditindaklanjuti secara menyeluruh pada APBD 2027.

Selain masalah jembatan, anggota DPRD Sultra dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) menyuarakan berbagai usulan masyarakat dari hasil reses.

Sektor-sektor yang menjadi prioritas meliputi perhatian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, infrastruktur Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hingga bantuan sarana tempat ibadah.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Rapat yang juga Wakil Ketua DPRD Sultra, La Ode Frebi Rafai, menegaskan persetujuannya.

Pihaknya meminta TAPD bersama OPD terkait, seperti Bappeda dan dinas teknis, untuk mencatat dan memaksimalkan program-program fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

Frebi juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Disperindag untuk membantu pedagang kecil, serta pemerataan bantuan sarana ibadah di seluruh wilayah Sultra.

TIM REDAKSI