KENDARI, CORONGSULTRA.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah progresif dalam mengoptimalkan pelayanan publik. Melalui pemanfaatan teknologi digital berbasis geospasial, Korps Bhayangkara ini mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIGAP ANOA (Sistem Integrasi Geospasial Analitik dan Patroli) untuk memantau langsung aktivitas personel di berbagai titik strategis Kota Kendari.
Inovasi ini mengubah cara tradisional dalam pengawasan lapangan yang sebelumnya mengandalkan radio komunikasi atau laporan manual. Sejak dimulai pada pukul 06.30 WITA, pimpinan dapat langsung memantau posisi, kesiapsiagaan, serta pergerakan personel secara real-time di layar pengendali.
Melalui optimalisasi sistem ini, pendekatan berbasis data menjadi kunci utama dalam merespons dinamika jalan raya. Ketika terjadi titik kemacetan, insiden kecelakaan, maupun hambatan mobilitas lainnya, sistem geospasial memudahkan pimpinan untuk mengarahkan personel terdekat secara cepat dan tepat sasaran.
Selain mempercepat respons darurat, SIGAP ANOA turut menjadi instrumen penting dalam memperketat pengawasan internal. Kehadiran teknologi ini memastikan setiap personel benar-benar berada di pos penempatannya, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih terukur, transparan, dan akuntabel.
Transformasi digital yang dihadirkan Ditlantas Polda Sultra ini tidak sekadar berfungsi sebagai alat pantau semata, melainkan fondasi strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan merumuskan kebijakan rekayasa lalu lintas ke depan.
Dengan optimalisasi SIGAP ANOA, Ditlantas Polda Sultra optimis kehadiran Polantas di tengah masyarakat akan semakin dirasakan manfaatnya, demi mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Sultra. [Rls]











