KENDARI, CORONGSULTRA.COM — Berdasarkan laporan hasil evaluasi kinerja oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk perbandingan Tahun Buku 2024 dan 2025, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari resmi keluar dari predikat “Sakit” dan naik tingkat menjadi kategori “Kurang Sehat”.
Peningkatan performa ini turut dikuatkan oleh hasil evaluasi indikator dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Nilai kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari tercatat melonjak signifikan 42,4 persen, yakni dari angka 1,65 pada Tahun Buku 2024 (Kategori Sakit) menjadi 2,35 pada Tahun Buku 2025 (Kategori Kurang Sehat).
Tren positif serupa juga terlihat dari Indikator Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Nilai kinerja perusahaan air minum daerah ini naik sebesar 14,1 persen, dari angka 45,89 pada 2024 menjadi 52,37 pada 2025 dengan kategori tetap di posisi Cukup.
Pihak PDAM Tirta Anoa Kendari menegaskan bahwa pencapaian ini menandai babak baru dari transformasi besar-besaran yang tengah digenjot perusahaan.
“Setelah sekian lama berada dalam predikat ‘Sakit’, alhamdulillah peningkatan status ini menjadi bukti nyata bahwa kami terus berbenah dan berubah. Perubahan status ini tidak lepas dari arahan dan dukungan penuh Pemerintah Kota Kendari, khususnya Ibu Siska Karina Imran Walikota Kendari , yang terus mendorong kami untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas Pelayanan publik,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Tirta Anoa Kendari, Sukriyaman.
Sukriyaman menambahkan, lompatan dari status Sakit menuju Kurang Sehat bukanlah garis akhir, melainkan suntikan motivasi untuk terus melangkah menuju predikat Sehat. Dukungan penuh dari jajaran manajemen serta seluruh staf akan terus dioptimalkan guna menghadirkan layanan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi warga Kendari.
Ke depan, PDAM Tirta Anoa Kendari bertekad untuk konsisten melanjutkan transformasi, memperkuat pembenahan infrastruktur, serta menaikkan tingkat responsivitas pelayanan kepada seluruh pelanggan setianya.





